Leave Your Message
Menghayati Interaksi Senyap: BESTAR di CES Mendefinisikan Ulang “Langkah Selanjutnya” Melalui Sentuhan
Blog

Menghayati Interaksi Senyap: BESTAR di CES Mendefinisikan Ulang “Langkah Selanjutnya” Melalui Sentuhan

15 Januari 2026

Las Vegas, Januari 2026 — Di Booth 4059 di West Hall CES 2026, BESTAR menghadirkan pameran teknologi yang berpusat pada "perasaan". Pada pameran tahun ini, BESTAR bergabung dengan anak perusahaan Jermannya, GREWUS GmbH, dan anak perusahaan AS-nya, BESTAR Technologies, untuk mendemonstrasikan bagaimana teknologi umpan balik haptik secara diam-diam membentuk kembali logika interaksi manusia-mesin.

Gambar 1.jpg

Gambar 2.jpg

Elektronik Konsumen: Umpan Balik Haptik Membentuk Kembali Interaksi Sehari-hari
Di stan BESTAR, banyak pengunjung tertarik pada sebuah mouse yang menarik perhatian. Permukaannya halus dan tanpa sambungan, tanpa tombol fisik yang terlihat, namun saat ditekan, mouse ini memberikan sensasi klik yang jelas dan realistis pada ujung jari. Di balik pengalaman ini terletak keahlian BESTAR dalam teknologi umpan balik haptik piezoelektrik.

Gambar 3.jpg

Simulasi haptik yang sama juga dapat diterapkan pada touchpad laptop, di mana gerakan menggeser dan mengklik disertai dengan umpan balik getaran yang halus, mengaburkan batas antara antarmuka virtual dan tombol fisik.
Prinsip di balik sensasi taktil ini didasarkan pada "efek piezoelektrik langsung" dan "efek piezoelektrik terbalik" dari material keramik piezoelektrik. Ketika gaya eksternal diterapkan pada keramik, ia akan mengalami deformasi, menyebabkan perubahan pada keadaan polarisasi internalnya dan menghasilkan muatan listrik yang dapat dideteksi. Umpan balik getaran, di sisi lain, termasuk dalam efek piezoelektrik terbalik: ketika tegangan penggerak diterapkan pada keramik, ia mengalami deformasi mekanis, menghasilkan getaran.

Kokpit Pintar: Umpan Balik Getaran Kursi Meningkatkan Keselamatan Berkendara
Area demonstrasi kokpit pintar merupakan sorotan utama lainnya dari pameran BESTAR. Teknologi umpan balik getaran kursi yang dikembangkan sendiri oleh perusahaan ini menawarkan pendekatan baru untuk meningkatkan keselamatan berkendara.
Saat sistem mendeteksi potensi bahaya, jok akan memberikan peringatan getaran yang tepat kepada pengemudi. Dibandingkan dengan peringatan visual dan auditori tradisional, umpan balik haptik lebih intuitif dan tidak terlalu mengganggu, sehingga membantu memperpendek waktu reaksi dan meningkatkan keselamatan berkendara secara keseluruhan.

Gambar 4.jpg

Gambar 5.jpg

Interaksi dalam Game: Umpan Balik Haptik Menciptakan Pengalaman Imersif
Zona pengalaman bermain game khusus juga telah disiapkan untuk memamerkan pengontrol game, bantalan kursi, dan sistem umpan balik haptik pendukung yang dikembangkan bersama dengan para mitra.
Selama permainan berlangsung, sinyal getaran waktu nyata yang ditransmisikan melalui bantalan kursi gaming secara signifikan meningkatkan kontrol dan realisme, memungkinkan pemain untuk sepenuhnya membenamkan diri dalam petualangan virtual. Misalnya, pemain dapat merasakan hentakan senjata api, akselerasi dan benturan kendaraan balap, gelombang kejut ledakan, dan bahkan perbedaan halus ketika karakter berjalan di berbagai permukaan material. Bentuk umpan balik haptik ini secara efektif melengkapi isyarat visual dan auditori, bersama-sama menciptakan pengalaman interaktif yang lebih kaya dan lebih mendalam.

Gambar 6.jpg

Teknologi umpan balik haptik menjadi semakin penting di sektor game. Dengan terus berkembangnya game VR dan AR, umpan balik getaran yang presisi menjadi sangat penting, menghadirkan inovasi taktil yang lebih halus dan imersif pada pengalaman bermain game di seluruh dunia.
Mulai dari elektronik konsumen hingga kokpit pintar, dari hiburan game hingga peralatan profesional, teknologi umpan balik haptik dan getaran kursi yang dipamerkan oleh BESTAR di CES 2026 secara diam-diam mengubah cara kita berinteraksi dengan teknologi.
Masa depan teknologi haptik mungkin terletak pada intuisi senyap semacam ini—intuisi yang tidak memerlukan terjemahan verbal, namun berbicara langsung kepada persepsi manusia. Di era kelebihan informasi, bahasa interaksi yang tenang dan langsung seperti ini seringkali lebih mudah diingat oleh tubuh.