Ketika Kendaraan Energi Baru Tidak Lagi Senyap: Bagaimana Keselamatan Dapat "Didengar"?
Pada bulan November, pasar kendaraan energi baru (NEV) Tiongkok mengalami lonjakan penjualan lagi. Penjualan bulanan BYD mendekati 500.000 unit, Geely New Energy melampaui 187.000 unit, dan merek AITO milik Huawei melampaui angka 80.000 unit untuk pertama kalinya. Pemain baru seperti Leapmotor dan Xiaomi juga mencatatkan hasil yang mengesankan.
Secara global, penjualan NEV tahunan diproyeksikan melebihi 20 juta unit, peningkatan sekitar 25% dibandingkan tahun sebelumnya. Memasuki tahun 2025, gelombang elektrifikasi terus mendapatkan momentum. Namun, seiring semakin banyaknya kendaraan listrik yang beredar di jalanan dan lingkungan sekitar, muncul pertanyaan penting terkait keselamatan pejalan kaki: Bagaimana kendaraan yang hampir tanpa suara ini dapat terlihat jelas oleh pejalan kaki—terutama oleh penyandang disabilitas visual? Di balik pergeseran besar dalam mobilitas ini terdapat teknologi keselamatan yang tampaknya kecil namun vital, yang secara diam-diam melindungi semua orang di jalan.

Penjualan Meroket, Risiko Tersembunyi di Balik Keheningan
Pada November 2025, pasar kendaraan energi baru (NEV) Tiongkok menunjukkan pertumbuhan yang eksplosif. Baik produsen mobil tradisional maupun merek baru mencatatkan kinerja penjualan yang kuat, sementara pasar global juga meningkat pesat. Namun, lonjakan adopsi NEV telah menimbulkan kekhawatiran keselamatan baru: kendaraan ini hampir tidak bersuara saat melaju dengan kecepatan rendah. Studi menunjukkan bahwa kendaraan listrik dan hibrida sekitar 40% lebih mungkin terlibat dalam kecelakaan pada kecepatan rendah dibandingkan dengan kendaraan berbahan bakar konvensional.
Masalah ini secara tidak proporsional memengaruhi individu tunanetra dan yang memiliki gangguan penglihatan, lansia, dan orang lain yang sangat bergantung pada isyarat pendengaran untuk menilai pergerakan kendaraan. Di daerah pemukiman, tempat parkir, dan lingkungan berkecepatan rendah lainnya, "kesunyian" kendaraan listrik meningkatkan risiko tabrakan dengan pejalan kaki.
Peraturan Diberlakukan: AVAS Menjadi Persyaratan Wajib
Untuk mengatasi bahaya keselamatan ini, Tiongkok telah menerapkan standar wajib seperti Spesifikasi Keselamatan untuk Pengoperasian Kendaraan Bermotor (GB 7258-2017), yang mewajibkan kendaraan listrik murni dan kendaraan hibrida plug-in untuk mengeluarkan peringatan suara saat melaju di bawah 20 km/jam. Sistem Peringatan Suara untuk Kendaraan Listrik (GB/T 37153-2018) selanjutnya menetapkan bahwa:
Suara harus kontinu, nada harus mencerminkan perubahan kecepatan kendaraan, dan tingkat suara tidak boleh turun di bawah 56 dB.
Keseimbangan harus dijaga antara efektivitas peringatan bagi pejalan kaki dan pengendalian kebisingan.
Selama pembentukan kerangka peraturan ini, BESTAR berperan sebagai inisiator utama dalam pengembangan standar AVAS nasional Tiongkok, berpartisipasi di seluruh proses penetapan standar dan menunjukkan kepemimpinan teknologi yang kuat di industri ini.
Teknologi Menjamin Keamanan—Membuat Keheningan Terdengar
Sebagai unit penyusun utama standar nasional, BESTAR menghabiskan enam tahun secara independen mengembangkan sistem AVAS-nya, menguasai teknologi inti mulai dari desain akustik hingga algoritma kontrol. Sistem ini dirancang untuk kemampuan adaptasi lingkungan yang sangat baik dan tetap stabil di berbagai iklim dan kondisi jalan.
Melalui struktur akustik yang presisi dan teknik modulasi audio canggih, AVAS memastikan suara peringatannya dapat menembus kebisingan sekitar dengan jelas. Dalam rentang kecepatan rendah 0–20 km/jam, sistem ini memberikan peringatan yang dapat diidentifikasi arahnya, yang secara signifikan meningkatkan kesadaran pejalan kaki dan mengurangi risiko tabrakan kendaraan-pejalan kaki.
Elektrifikasi Semakin Cepat, Misi Keselamatan Tetap Berlanjut
Per November 2025, tingkat penetrasi kendaraan listrik (NEV) di Tiongkok telah melampaui 50%—artinya satu dari setiap dua mobil baru yang terjual adalah mobil listrik. Seiring dengan pesatnya perkembangan elektrifikasi, sistem AVAS BESTAR akan tetap berkomitmen pada misi keselamatannya—dengan tenang menjaga keamanan jalan raya sekaligus memungkinkan teknologi dan perawatan yang berpusat pada manusia untuk berkembang seiring berjalannya waktu.








